Suatu kali pada kesempatan mengantar orang meninggal ke pemakaman, setelah jenazah dimasukkan ke liang lahat dan ditimbun dengan rata,para pengiring berangsur meninggalkan pekuburan. Namun salah seorang di antara anak perempuan almarhum tidak mau beranjak dari pusara ayahnya. Dia terus berdo'a sambil menangis terisak-isak.
Semua orang yang masih tinggal berusaha membujuknya untuk pulang, tapi ia tetap tidak mau. Malah tangis dan ratapannya semakin kencang.
Di antara orang yang menunggui bertanya, "Kenapa kamu menangis terus, dan tidak mau meninggalkan pusara ini? Bukankah kita harus bersabar atas segala musibah?!"
Sambil terisak-isak dan dengan terbata-bata ia berkata, "Bukan kehilangan orang tua yang aku tangiskan, tapi aku menangisi beliau sering meninggalkan shalat"
Ternyata ketika jasad di antar ke kuburan semua orang menyadari bahwa tidak ada yang bermanfaat di saat itu selain amal ibadah dan ketaatan kepada Allah. Tapi kenapa di saat hidup seolah-olah mayoritas manusia seperti tidak tahu menahu tentang hal itu?
Ya Allah, ringankan bagi kami untuk mentaati-Mu.
ZA
ZA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar